Syarat Hidup Ikan Koi Dan Penanganannya

Syarat Hidup Ikan Koi

Ikan koi merupakan ikan hias yang cukup rumit perawatannya. Karena berasal dari daerah subtropis, ikan koi harus dipelihara pada suhu yang sejuk dan lebih rendah dari suhu rata-rata di Indonesia. Selain itu, ada lagi syarat yang harus dipenuhi agar tidak ada ikan koi mati saat di dalam kolam.

Kualitas air yang baik

Kualitas air sangat memengaruhi kualitas hidup ikan hias yang indah ini. Air sebagai media pemeliharaan ikan koi tentu harus dijaga kualitasnya. Berbagai hama dan penyakit bisa hinggap jika air yang digunakan berkualitas buruk.

Air ini harus memiliki suhu berkisar 27—28 derajat Celcius. Selain itu, level amonia pada air kolam juga harus dijaga agar tidak lebih dari 0,02 miligram per liter. Terlalu banyak amonia bisa menjadi racun bagi ikan koi. Amonia ini berasal dari sisa-sisa metabolisme ikan koi dan juga pakan yang tidak dikonsumsi.

Selain itu, kandungan nitrit di dalam air juga tidak boleh lebih dari 0,2 miligram per liter. Jika amonia dan nitrit sudah berlebih, ikan koi bisa terancam mati. Ikan koi juga peka terhadap kesadahan air kolam.

Pakan bagi ikan koi

Menjadi asupan utama bagi ikan koi, keberadaan pakan sangat penting bagi ikan asal Jepang ini. Pakan ikan yang diberikan bagi ikan koi memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi. Selain untuk kelangsungan hidupnya, juga agar warna sisik ikan koi menjadi lebih cemerlang dan sedap dipandang.

Pakan ikan koi harus bebas dari zat berbahaya. Salah satu yang harus diwaspadai adalah pewarna tambahan. Jika ikan koi terlalu banyak mengonsumsi pakan yang mengandung betakarotin dan axasantin, ikan koi bisa mengalami kerusakan hati.

Selain itu, pakan juga tidak boleh membuat air keruh. Kualitas air yang rendah akan memengaruhi kualitas hidup ikan koi. Pakan koi juga harus mengandung kandungan gizi tertentu. Pemberian pakan juga harus diatur agar tidak berlebihan dan mencemari air.

Penanganan hama dan penyakit

Karena rawan terserang hama dan penyakit, ikan koi pun memerlukan wadah karantinanya sendiri. Wadah ini bisa berupa kolam kecil, kotak gabus, atau wadah lain yang digunakan untuk merawat koi yang sedang sakit.

Ikan koi yang sakit akan dirawat secara intensif. Jika tidak memiliki wadah karantina, penyakit yang menyerang satu koi bisa menyebar dengan cepat ke ikan koi lainnya.

Selain wadah karantina, ikan juga perlu diberi vitamin dan perlakuan lain agar tidak terserang hama dan penyakit. Salah satunya, dengan rutin membersihkan air dan kolam.

Sumber : https://lahan.co.id/