O2SN Sebagai Wahana Kreasi, Inovasi dan Prestasi

O2SN Sebagai Wahana Kreasi, Inovasi dan Prestasi

Pemerintah Melalui Dinas Dikpora terus melaksanakan berbagai kegiatan peningkatan mutu

dan kualitas serta pembinaan kepada peserta didik sebagai ajang kreatifitas, karenanya Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) merupakan wahana berkreasi, berinovasi dan berprestasi serta berkompetisi secara sportif.

Drs. Semmy Risambessy, MM

Penegasan ini disampaikan Kadis Dikpora Provinsi Maluku,Drs.Semmy Risambessy

, MM di depan 200 peserta dari 11 kabupaten/kota yang mengikuti O2SN Provinsi Maluku tingkat SD dan SMP tahun2014, berlangsung diwisma atlit Karang Panjang Ambon (2/5) lalu.

Dijelaskan, pelaksanaan O2SN tingkat SD dan SMP ini sebagai wahana bagi peserta didik untuk berkreasi, berinovasi, serta menumbuhkan sikap sportif, sekligus memotivsi peserta didik dalam meningkatkan minat dan bakat, serta keterampilan yang dimilikinya sambil menumbuh kembangkan kemampuan dalam bersosialisasi dengan peserta lainnya.

Kegiatan O2SN tingkat SD dan SMP sudah menjadi kegiatan tahunan,

yang dilksanakan secara berjenjang dimana pelaksanaannya dimulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota sampai ke Provinsi dan terus ketingkat Nasional.

Untuk itu diharapkan, dukungan dan kontribusi seluruh elemen masyarakat terutama guru pembimbing dan pendamping, sekaligus dapat mengambil bagian guna meningkatkan minat, bakat dan keterampilan siswa melalui kegiatan ini.

Disamping itu pembinaan pengembangan Olahraga merupakan bagian upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia yang diarahkan pada peningkatan kesehatan, jasmani, mental dan rohani, serta pembentukan watak dan kepribadian, yang dapat membangkitkan rasa kebanggaan Nasionaal.

Sementara itu ketua panitia Drs. Jemmy Lesnussa melaporkan, tujuan penyelenggaraan O2SN adalah membina generasi muda menjadi manusia yang sehat jasmani dan rohani, mampu berkompetisi secara sehat, terpilihnya siswa terbaik dan berprestasi dibidang olah raga serta mempererat persahabatan antar siswa.

Kegiatan O2SN ini diikuti oleh 11 kabupaten/kota dengan masing-masing 18 orang, mengikuti 4 cabang Olahraga yakni untuk tingkat SD Bulutangkis dan Catur, tingkat SMP Bulutangkis, Catur, Pencak silat dan Karate, dengan menggunakan dana APBD Provinsi Maluku.(

 

Baca Juga :