AKUNTANSII DAN HUBUNGANNYA DENGAN MANAJEMEN

AKUNTANSII DAN HUBUNGANNYA DENGAN MANAJEMEN

TUJUAN PERUSAHAAN

Tujuan perusahaan dalam suatu perekonomian yang bersaing adalah untuk memperoleh laba yang sebesar-besarnya sesuai dengan pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.

TUGAS MANAJEMEN

Adalah tugas ;impinan untuk menentukan kebutuhan dan keinginan-keinginan para pelanggan akan barang-barang dan jasa-jasa, mengumpulkan dan mengorganisasikan sarana produksi dan distribusi untuk memenuhi keinginan-keinginan tersebut serta mengarahkan dan mengkoordinasikan sarana tersebut secara efisien.

KERUMITAN YANG DIHADAPI MENAJEMEN SEMAKIN BERTAMBAH

Struktur ekonomi kita telah menjadi sangat rumit, dan kerumitannya akan terus meningkat. Seorang manajer yang memegang komando dari suatu perusahaan modern (diibaratkan sebagai sutau kapal) harus dapat mengemduikan kapal tersebut melewati arus dan gelombang social dan politik, yang arah alirannya selalu berubah dan semakin meningkat kecepatannya.

Apabila manajer memiliki kecakapan tetapi hanya digerakkan oleh tujuan-tujuan pribadi, dia kemungkinan sekali akan menjadi seorang pembajak ekonomi dan merupakan suatu ancamn bagi seluruh kegiatan yang syah. Hanya apabila para pimpinan telah bebas dari ketidakcakapan dan ketamakan, maka baru dapat diharapkan kapal-kapal perdagangan itu akan maju dengan kecapatan sepenuhnya kea rah pelabuhan kesejahtraan ekonomi.

PENTINGNYA KEAHLIAN MANAJEMEN

Tugas pimpinan perusahaan termasuk menerapkan prinisp-prinsip manajemen yagn sehat yang harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga yang kompeten dan berpengalaman. Memang seharusnya ada perbaikan yang berkesinambung dalam ilmu manajemen yaitu dengan perencanaan yang lebih baik, koordinasi dan fasilitas yang lebih efisien, pengarahan dan pengendalian usaha yang lebih efektif , pengukuran dan pemberian imbalan yang lebih cermat untuk pelaksanaan, dan jaminan yang lebih besar bagi para pekerja dan investor. Pemborosan dan ketidakefisienan dari pimpinan, seperti juga ketamakan, tidak dapt ditolerir. Ringkasnya, harus terdapat suatu tingkat keahlian dan kecakapan memimpin yang tinggi serta kejujuran dalam pencapaian tujuan.

AKUNTANSI SEBAGAI SUATU ALAT BANTU BAGI PEMIMPIN

Salah satu alat yang utama bagi pimpinan dalam membuat agar usahanya produktif adalah akutansi ayng modern. Pimpinan perusahaan harus lebih banyak mengharapkan dari akuntan kepala, controller, ketimbang para pejabat lainnya, untuk memperoleh bantuan dalam mengarahkan, mengendalikan dan melindungi perusahaan.

Perusahaan dan tujuan-tujuan ekonomi nasioanl

Tujuan – tujuan pokok dari suatu system ekonomi, dapat dikatakan meliputi

  1. Melindungi system ekonomi ktia terhadap persaingan system-sistem ideology lain yang ada didunia.
  2. Suatu standar hidup ayng semakin tinggi sehubungan dengan barang-barang dan jasa-jasa, termasuk sector public maupun sector swasta.
  3. Suatu tingkat kesempatan kerja yang tinggi untuk memaksimisasikan penggunaan sumber dari tenaga kerja.
  4. Akan tetapi, persaingan yang bebas dan tanpa ikatan itu perlu mempunyai kendala untuk mempertahanakan efektivitas ekonomi.
  5. Suatu laju perumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dan kontinu.
  6. Memelihara kekuatan fiscal.
  7. Menekan fluktuasi-fluktuasi konjungtur dalam kegiatan ekonomi.

Proses manajemen

Pekerjaan dari seorang manajer yang professional dapat dipisahkan menjadi empat:

  1. Perencanaan (planning) : secara paling sederhana dapat diuraikan sebagai penetapan apa yang akan di lakukan, kapan akan dilakukan, dan bagaimana melakukannya.
  2. Pengorganisasian (organizing) : dapat didefinisikan secara sederhana sebagai suatu fungsi untuk mendapatkan tenaga kerja, fasilitas-fasilitas, peralatan, dan bahan-bahan yang diperlukan.
  3. Pengarahan (directing) : berhubungan dengan fungsi mengefektifkan atau mengoperasikan atau melaksanakan kegiatan perusahaan, yaitu yang menyangkut pelaksanaan.
  4. Pengukuran (measuring) : kegiatan ini berhubungan dengan pengukuran efisiensi atau efektivitas dalam menggerakkan bahan dan tenaga kerja serta sumber keuangan terhadap suatu tujuan.

Informasi akuntansi untuk pengambilan keputusan perusahaan

Sistem informasi keuangan merupakan suatu metode yang teratur untuk memperoleh dan menyediakan dat keuangan yang diperlukan oleh masing-masing manajer untuk mengambil keputusan perusaah yang menjadi tanggung jawab para manajer itu.

Seharusnya jelas bahwa informasi keuangan adalah penting sekali bagi proses manajemen, dan bahw suatu metode yang ekonomis dan teratur dan bukan suatu metode yang diinginkan perusahaan. System informasi akuntansi dan keuangan harus dibangun sesuai denga kebutuhan para pemakainya, dan bukan sesuai denga wujuad computer dan cita-cita dari seorang spesialis system yang penuh dengan angan-angan.

FUNGSI CONTROLLERSHIP

HAL YANG HAKIKI BAGI FUNGSI CONTROLLERSHIP

Hal yang penting untuk pemenuhan fungsi controllership secara wajar ialah adanya suatu sikap pemikiran yang memberi semangat dan menghidupkan financial dengan menerapkannya terhadap kegiatan di masa mendatang. Ini merupakan suatu konsep yang memandang ke depan, yaitu suatu cara pendekatan analitis yang terarahyang membawakan keseimbangan bagi system perencanaan dan pengendalian manajemen.

BERBAGAI SEBUTAN UNTUK JABATAN CONTROLLER

Banyak sebitan dipergunakan untuk jabatan kepala akuntansi; akan tetapi sebutan yang paling umun dan representatif adalah controller. Tugas-tugas controller kadang-kadang dipikul oleh seorang kepala kauntnasi , manajer kantor, controller, bendaharawan, asisten bendaharawan, atau sekretaris.

PRINSIP – PRINSIP CONTROLLERSHIP BERLAKU TERHADAP SEMUA JENIS PERUSAHAAN

Salah satu rintangan terhadap perkembangan fungsi controllership adalah perasaan pada sebagian pimpinan, bahwa perusahaannya berbeda dan tidak memerlukan metode pendalian yang modern.

Fungsi controllership tidak terbatas pada perusahaan – perusahaan besar saja. Sebuah perusahaan tidak perlu terlebih dahulu menjadi perusahaan besar untuk dapat memberikan kesempatan yang luas bagi seorang controller yang cakap untuk membuktikan kegunaan dan nilainya bagi perusahaan.

FUNGSI-FUNGSI DASAR CONTROLLERSHIP

  1. Perencanaan (planning)

Menetapkan dan memelihata suatu rencan operasi yang terintegrasi sejalan dengan sasaran dan tujuan perusahaan, baik jangka pendek maupun jangka panjang, menganalisa, merevisi, mengkomunikasikan kepada semua tingkat manajemen serta menggunakan system-sistem dan prosedur-prosedur yang cocok.

  1. Pengendalian (control)

Mengembangkan dan merevisi norma-norma yang memuaskan sebagai ukuran pelaksanaan dan menyediakan pedoman serta bantuan kepada para anggota manajemen yang lain dalam menjamin adanya penyesuaian hasil pelaksanaan yang sebenarnya terhadap norma standard

  1. Pelaporan (reporting)

Menyusun, menganalisa dan mengintepretasikan hasil-hasil keuangan untuk digunakan oleh manajemen dalam proses pengambilan keputusan, mengevaluasi data dalam hubungannya dengan tujuan perusahaan dan tujuan satuan orgnisasinya.

  1. Akuntansi (accounting)

Mendisain, menetapkan dan memelihara system akuntansi keuangan dan biaya pada semua jenjang perusahaan, termasuk untuk perusahaan secara menyeluruh, per divisi, per pabrik dan per satuan, utnuk dapat mencatat secara wajar semua transaksi keuangan dalam pembukuan agar sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang sehat, disertai dengan pengendalian intern yang memadai.

  1. Tanggungjawab utama lainnya

Mengelola dan mengawasi fungsi-fungsi misalnya fungsi perpajakan, termasuk seling berhadapan dengan inspeksi pajak.

STATUS ORGNIATORIS

Apapun namanya status dari ontroller harus sedemikian rupa sehingga fungsinya dapat jelas Nampak secara penuh. Controller  yang sangat cakap tidak akan mempunyai kesulitan untuk memelihara hubngan yang wajar dengan para pimpinan lain, dan sesungguhnya dia dapat menduduki suatu posisi yang nomor dua pentingnya setelah pimpinan tertinggi.

SUMBER KEWENANGAN CONTROLLER

Kewenangan dan tanggung jawab controller dapat ditetapkan menurut salah satu dari ketiga cara berikut: (1) sesuai denan ketentuan dalam anggaran rumah tangga, (2) menurut resolusi dari komisi eksekutif atau (3) menurut perintah umum dari presiden direktur

CIRI – CIRI TUGAS CONTROLLERSHIP

  1. Controller terutama merupakan seorang eksekutif staf, yang fungsi utamanya adealah mengembangkan suatu organisasi dan system perkiraan, kebijksanaan, catatan dan prosedur yang akan menyediakan data yang dapat dianalisa dan diintepretasikan oleh para pimpinan fungsional lain dalam pengambilan keputusan untuk mencapai sasaran dan tujuan perusahaan.
  2. Meskipun tangungjawab untuk mengarahkan operasi dilimpahkan pada para pimpinan fungsional yang lain, tetapi controller harus sanggup memahami dan menjali hubungan dan masalah-masalah mereka, agar dia efektif dan dapat membantu untuk memecahkan masalahnya.
  3. Agar dapat berguna, fakta-fakta, informasi dan dat harus dikomunikasikan sedemikian rupa sehingga mudah dimnegerti oleh mereka yang membutuhkannya.
  4. Controller harus memiliki kesanggupan untuk menerjemahkan fakta dan data statisitk ke dalam bentuk trens dan hubunga-hubungannya.
  5. Controller harus cermat dalam temuan dan pelaporannya; akan tetapi dia juga harus memiliki kesanggupan untuk melihat ke depan dan sanggup memberi penilaian terhadap masa yang akan datang.

Sumber : https://www.anythingbutipod.com/